MENU

  • HOME
  • SOAL UN
  • SOAL OSN
  • SOAL UMPTN
  • RUMUS PRAKTIS
  • MATERI FISIKA
  • P T K
  • MOMENT SEMARANG
  • MELILEA
  • TRICAJUS
  • TUPPERWARE
  • ORIFLAME
  • SOPHIMARTEN
  • ICHA MOMENT
  • SELAMAT DATANG DIDUNIA FISIKA. SEMOGA KEHADIRAN KAMI BERMANFAAT BAGI ADIK ADIK SEMUA

    Friday, January 4, 2008

    Penelitian Tindakan Kelas

    Untuk kawan kawan guru tercinta, apakah anda kesulitan dalam penelitian ? Berikut ini akan kami sampaikan sekilas tentang PTK ( Penelitian Tindakan Kelas ) kami ambil dari wasimin presentasi.
    Karakteristik PTK :
    1. On the job problem oriented
    2. Problem Solving oriented
    3. Improvement oriented
    4. Multidata oriented
    5. Partisipatory oriented
    6. Cycle (planning, Acting,observasing,reflekting)
    Manfaat PTK :
    1. Guru menjadi dan peka terhadap masalah
    2. Kerjasama tingkatan mutu KBM
    3. Perhatian terhadap siswa terus menerus
    4. Mutu diri da kinerja
    5. Capai 7-an KBM
    Prinsip PTK (Hopkins, 1993) :
    1. Tidak menggangu komitmen dan tugas utama guru yaitu menyelenggarakan pembelajaran yang berkualitas
    2. Melaksanakan PTK pada dasarnya merekam dan melaporkan proses dan hasil pembelajaran secara sisematik dan terkendali menurut kaidah ilmiah
    3. Kegiatan penelitian yang dilakukan merupakan bagian integral dari pembelajaran dan harus tetap bersandar pada alur dan kaidah ilmiah
    4. Masalah yang dipecahkan adalah masalah pembelajaran riil dan merisaukan 5. Konsistensi sikap dan kepedulian dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran sangat diperlukan
    6. Cakupan masalah tidak hanya dibatasi pada masalah pembelajaran di ruang kelas
    Bidang kajian PTK :
    1. Pembelajaran di kelas : cara belajar dan proses
    2. Desain dan strategi PBM : pengelolaan prosedur dan metode
    3. Alat bantu,media dan sumber belajar
    4. Sistem evalusai PBM
    5. Implementasi kurikulum
    Prosedur PTK :
    1. Permasalahan
    2. Alternatif pemecahan masalah
    3. Pelaksanaan tindakan 1
    4. Observasi 1
    5. Analisis data 1
    6. refleksi 1
    7. Terselesaikan ? (siklus 1)
    8. Tidak? Alternatif pemecahan (rencana tindakan 2)
    9. Pelaksanaan tindakan 2
    10. Observasi 2
    11. Analisis data 2
    12. Refleksi 2
    13. Terselesaikan ? Siklus 2
    14. Tidak ? rencana tindakan selanjutnya
    Menemukan Masalah PTK :
    1. Merenung
    2. Berfikir tentang apa yang mungkin dapat diperbaiki
    3. Pikirkan tentang beberapa kelompok masalah pembelajaran
    4. Pilih masalah yang layak
    5. Pilih masalah yang tidak terlalu luas dan sempit
    6. Pilih masalah yang strategis
    7. Pilih masalah yang anda senangi
    8. Pilih masalah yang anda kuasai
    Langkah PTK :
    1. Identifikasi dan analisis masalah
    2. Merumuskan masalah
    3. Merumuska tindakan
    4. Melaksanakan tindakan
    5. Melakukan refleksi (analisis,memarik kesimpulan dll)
    Sistematika Laporan PTK :
    1. Latar Belakang Masalah
    2. Perumusan Masalah
    3. Tujuan Penelitian
    4. Manfaat Penelitian
    Latar Belakang Masalah PTK :
    1. Menulis kenyataan yang ada
    2. Menulis harapan yang akan di tuju
    3. Adanya masalah
    4. Adanya solusi
    * Identifikasi masalah
    * Pembatasan masalah
    * Adanya solusi
    Perumusan masalah PTK :
    1. Dikembangkan dari identifikasi dan pembatasan masalah

    Tuesday, June 12, 2007

    Pengajaran Fisika

    Perubahan kurikulum dari 1994 menjadi 2004 dan 2006 membawa konsekuensi bagi guru dan siswa dalam proses belajar mengajar di sekolah. Pada kurikulum 1994 lebih bersifat guru center atau berpusat pada guru sedangkan pada kurikulum 2004 dan 2006 lebih bersifat siswa center atau berpusat pada siswa. Pada kurikulum 1994 peranan guru lebih dominan daripada siswa sedangkan pada kurikulum 2004 peranan siswa lebih dominan daripada guru. Pada kurikulum 2004 dalam proses belajar pembelajaran siswa harus aktif dan mencari sendiri informasi-informasi dan malakukan sendiri proses pencarian dan jika bisa menemukan sendiri rumus-rumus atau formula-formula yang sedang dipelajari. Peran guru disini lebih bersifat sebagai fasilitator.Walaupun peranan guru kurang dominan tetapi dalam proses belajar mengajar yang terjadi di sekolah sangatlah penting. Dengan peran yang kurang dominan disini guru dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam proses belajar mengajar baik kreatif dan inovatif dalam metode pengajaran maupun kreatif dan inovatif dalam media pengajaran yang akan digunakan. Metode yang digunakan oleh guru harus yang variatif sehingga dalam proses belajar mengajar tidak membosankan. Untuk lebih menarik minat siswa dalam proses belajar mengajar guru dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menggunakan media pengajaran.

    membuat blog pertama

    ini pengalaman pertama saya membuat blog. ternyata tidak sesulit yang dibayangkan